Selamat Di Situs Resmi Pedepokan gunung Jati(Asuhan langsung Sesepuh Mbah Jenar).Tulisan ini Hanya sebagai wejangan semata.Ambil sisi Positifnya saja.

Padepokan Gunung Jati

AKAL BUDI DAN ROH MANUSIA

Ilustrasi Gambar.
Sesuai kodrat dan hakekatnya sebagai mahluk duniawi dan illahi, sesuai tujuan awal penciptaan manusia, manusia dibekali dengan akal budi dan roh, bukan hanya insting dan naluri untuk hidup dan bertahan hidup (hewan), sehingga manusia dapat mengenal dirinya sendiri, mengenal perbuatan baik dan tidak baik, mengenal peradaban dan mengenal Tuhan yang harus disembah. Dengan rohnya, manusia mengenal roh-roh lain dan kegaiban, dan mengenal Tuhan, suatu pribadi agung yang berkuasa bukan hanya atas dirinya dan hidupnya, tetapi juga atas kehidupan seluruh alam, walaupun dalam niatan menyembah Tuhan banyak manusia yang jatuh ke jalan penyembahan yang salah.

Dengan demikian manusia dapat mengenal jalan hidup yang berkenan di hati Tuhan, yaitu hidup sebagai mahluk duniawi yang mengenal perbuatan baik dan tidak baik, berperadaban, dan hidup sebagai mahluk yang mengenal Allah, bermoral dan berbudi pekerti. Ada banyak contoh manusia dan peradaban yang dibinasakan Tuhan karena perilaku hidup mereka tidak berkenan bagi Tuhan, manusia-manusia yang mengedepankan hidupnya sebagai mahluk duniawi dan mengesampingkan kualitas hidup yang bermoral dan berbudi pekerti, sikap hidup yang tidak mencerminkan kehidupan mahluk yang telah mengenal Allah. Jawaban-jawaban dari pertanyaan-pertanyaan di atas secara implisit telah dimengerti oleh orang-orang di dunia spiritual dan juga sudah diungkapkan secara implisit dalam ajaran agama-agama formal dan aliran-aliran kepercayaan.

Tetapi sayangnya walaupun sudah diungkapkan secara umum, dan sudah dimengerti, tetapi tidak dianggap sebagai sesuatu yang penting, karena tidak banyak manusia yang mengutamakan mengimani sisi kebatinannya, termasuk mengimani kebatinan dalam beragama. Walaupun begitu tetap saja pengetahuan ini berguna bagi orang-orang yang percaya dan mengimaninya, terutama mereka yang mengimani kebenarannya dan kebijaksanaannya mengisi kehidupan mereka, yang bukan sekedar percaya dan meng-iya-kan saja.

Banyak manusia lebih mengedepankan aspek manusia duniawi - nya dalam kehidupan sehari-harinya. Sisi ke-Aku-annya, yaitu tentang status seseorang di masyarakat dan kepemilikan duniawi, banyak dijadikan lambang simbol kesempurnaan hidup manusia. Apalah artinya seseorang berkelimpahan duniawi, atau bahkan memiliki seluruh dunia, kalau akhirnya dia pun harus kehilangan nyawanya ? Bukankah mereka yang pernah jaya dan kaya, atau menjadi penguasa dunia, akhirnya pun mati juga ? Apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya itu ?

MENYINGKAP TABIR ILMU PELET

Ilustrasi Gambar.
Tidak perlu tampang keren atau duit segepok untuk membuat si dia menaruh hati pada anda.cukup ucapkan namanya sambil mengusap bantal yang akan di pakai tidur.lihat apa yang akan terjadi? Mendapatkan hati dan cinta pasangan lawan jenis memang susah-susah gampang.gampangnya karena siapapun pasti mendambakan perhatian dan kasih sayang dari lawan jeninya.susahnya tak mudah meluluhkan hati seseorang meski berbagai rayuan maut sudah di lancarkan.untuk memudahkanya orang kemudia mengunakan ilmu pengasih atau pelet.bagi banyak orang,apa yang di sebut sebagai aji pengasihan atau pelet memang sering di katakan tidak masuk akal.

Membuat orang tidak mudah percaya.tapi hasil dari pengasihan itu sendiri,sebenarnya sering menjadi sesuatu yang sangat berharga.terutama bagi mereka yang ingin mendapatkan pasangan.cara kerja pelet atau pengasihan adalah melewati suatu proses yang panjang dan lebih tergantung pada kadar yang bisa di salurkan melalui telepati orang yang di tuju.besar kecilnya kekuatan,bisa di tentukan oleh sugesti yang di ciptakan atau pengaruh dari kekuatan lain yang ikut mendukung.biasanya ilmu jenis ini mengunakan bantuan jin atau jenis makluk halus lainya.pelet selalu mengunakan dua media tersebut,kekuatan sugesti atau jin dan makluk halus yang bersedia membantu.asumsi tersebut menurutnya bisa di lihat dari efek yang di timbulkan pada orang yang di kirimmi pelet.

Biasanya orang yang di pelet tak merasakan dampak apapun,namun setelah pulang ke rumah atau setelah di aliri pelet,maka ,dia merasakan sekujur tubuhnya seperti ada getaran yang tidak tertahankan,dia mulai teringat pada orang memelet di barengi dengan kerinduan.semakin lama di tahan,kegelisahan semakin menjadi- jadi.ini mendorang kedua insan untuk bertemu.ironisnya,kegelisahan yang di timbulkan oleh pelet akan terus terasa. orang yang kene pelet akan gelisah dan teringat terus- menerus.sejalan dengan semakin menguatnya pengaruh pelet,muncul keinginan untuk segera bertemu.meski demikian,orang yang sudah terpengaruh pelet biasanya tidak menyadari pengaruh tersebut.dia merasa enjoy seolah tidak terjadi apa-apa.yang ada hanya rindu,yang dulunya benci setengah mati akan berubah jadi sayang.pelet sangat berpengaruh besar untuk mempengaruhi pikiran orang lain.

Siapapun sebenarnya bisa memelet orang lain.kuncinya asal bisa mengkonsentrasikan pikiran kemudian di alirkan ke orang lain,otomatis orang yang terkena pancaran energi akan langsung ditaklukan.justru,pelet yang baik dan abadi memang berupa pelet pikiran.berbeda dengan pelet yang memanfaatkan bantuan makluk halus.seseorang tinggal datang ke orang pintar,meminta pelet jenis tertentu.lantas si dukun tesebut memanggil jin atau makluk halus untuk mengacak-acak pikiran orang yang hendak di pelet agar mudah simpati dan sayang.pelet memang cukup banyak ragamnya.tentu saja syarat dan medianya bermacam-macam pula dalam prakteknya.

Biasanya si dukun bisa mengunakan sarana apa saja.adakalanya,seorang harus membawa uang,emas,atau barang berharga lainya.atau klien harus menyediakan telur angsa,ayam cemani atau benda lainya yang susah di cari.padahal cara seperti itu tidak terlalu penting,itu biasanya di lakukan dukun/paranormal untuk memberikan kesan.bahwa apa yang bakal di lakoninya adalah pekerjaan serius dan si klien pun jadi mantab keyakinanya.padahal hanya dengan air putih saja seseorang sudah bisa memelet.dan tidak perlu sarana yang aneh- aneh.mudah-mudahan artikel ini menjadi pelajaran yang sangat berharga

MENGUKUR KESAKTIAN MAKLUK HALUS

Dari sifat energi kesaktiannya, energi sukma manusia lebih halus tetapi tajam. Sedangkan mahluk halus lain energinya lebih besar dan lebih padat. Dapat diibaratkan seperti pedang tipis dan golok. Kesaktian sukma manusia yang ditandai dengan ketajaman energinya digunakan untuk menembus dan merobek pertahanan mahluk halus lain, menusuk dan melukainya. Karena tidak dapat membentuk pagaran energi, maka untuk bertahannya sukma manusia akan menggunakan kekuatan energinya untuk "ketahanan tubuh".

          Sedangkan para mahluk halus lain, selain bisa membentuk pagaran energi, mereka juga menggunakan kekuatan energinya untuk "ketahanan tubuh".Jika sukma manusia bertarung dengan mahluk halus lain, dan kekuatannya seimbang, masing-masing dapat menciderai lawannya. Hancur-hancuran. Tetapi mahluk halus lain itu dapat lebih cepat dalam memulihkan lukanya dibandingkan sukma manusia.Jika para mahluk halus bertarung, pertarungan itu bisa dilakukan secara fisik, yaitu memukul dan menendang seperti perkelahian di dunia manusia, bisa juga dengan cara melontarkan / menghantamkan energinya kepada lawannya untuk memukul jarak jauh atau menusuk lawannya dengan energinya, bisa juga secara frontal saling menabrakkan / menghantamkan fisik dan energi mereka dengan lawannya.
                        Dalam perkelahian frontal tersebut mahluk halus yang kekuatannya besar akan bisa menghajar yang kekuatannya lebih lemah.Mahluk halus sosoknya seperti manusia kekar bertelanjang dada, yang sosoknya hitam besar seperti gondoruwo dan yang sosoknya seperti raksasa buto, kebanyakan ketika berkelahi dengan mahluk halus lain akan cenderung bertarung secara frontal mengadu kekuatan dan ketahanan tubuhnya. Sedangkan mahluk halus jenis lain tidak semuanya menonjolkan kekuatan dan ketahanan tubuh. Jika bertarung dengan mahluk halus lain mereka lebih banyak mengandalkan kegesitan, kelincahan gerak dan kekuatan memukul untuk mengalahkan lawannya.

       Mereka di alam halus biasanya dapat mengukur kekuatan masing-masing, sehingga yang kekuatannya lebih rendah akan memilih mundur daripada harus bertarung dan kalah dengan menanggung banyak luka.Selain diperlukan kemampuan spiritual khusus untuk dapat mengukur kekuatan sesosok mahluk halus,bila kita mampu menyelami psikologis mereka, maka kita juga akan dapat seperti mereka, mengukur masing-masing mahluk halus. Untuk menggambarkan tingkatan kekuatan para mahluk halus, selain sukma manusia, dapat dibuat gambaran sebagai tolok ukur / perbandingan kekuatan / kesaktian masing-masing mahluk halus sbb kuntilanak diibaratkan seperti percikan-percikan api kembang api. Energi kekuatan gondoruwo kuntilanak. kekuatan perlindungan mustika wesi kuning kali lipatnya kekuatan kali lipatnya kekuatan gondoruwo.
           Energi perlindungan mustika merah delima kali lipatnya kekuatan mustika wesi kuning. Energi Ibu Kanjeng Ratu Kidul (KRK) seperti api lilin besar kali lipatnya kekuatanEnergi kekuatan bangsa dewa utama seperti api obor kali lipatnya kekuatan Ibu Ratu Kidul).bangsa buto seperti api obor besar kali lipatnya kekuatan gaib ibu Ratu Kidul).kekuatan para mahluk halus lain yang sampai ribuan kali lipatnya kekuatan Ratu Kidul seperti api unggun besar.Selain gambaran di atas, sifat energi masing-masing mahluk halus juga tampak dari pancaran hawa aura energinya yang bisa digunakan untuk menilai kadar kekuatannya, perwatakannya apakah berwatak halus ataukah berwatak keras, dan apakah karakternya menonjolkan kekuatan / kegagahan.     Gambaran perbandingan kekuatan gaib di atas adalah untuk menggambarkan kekuatan gaib sesosok mahluk halus tertentu ketika berhadapan dengan sosok halus yang lain, yang merupakan kombinasi dari besarnya, kepadatan dan ketajaman energinya, yang secara keseluruhan menggambarkan tingkat kekuatan / kesaktian sesosok mahluk halus dibandingkan sosok mahluk halus lainnya.

        Gambaran masing-masing kekuatan gaib di atas mengindikasikan bahwa mahluk halus dan benda gaib yang kekuatan gaibnya setingkat atau lebih tinggi daripada wesi kuning atau mustika merah delima, akan terlalu mudah baginya jika diperintahkan membersihkan / mengusir / menyapu bersih keberadaan dedemit seperti kuntilanak atau gondoruwo atau mahluk halus lain yang kekuatannya setingkat dengan itu. Gambaran di atas juga mengindikasikan bahwa sosok halus atau benda gaib yang kekuatan gaibnya lebih tinggi di atas kekuatan gaib mustika merah delima akan bisa menembus kekuatan gaib pertahanan perlindungan kekebalan wesi kuning dan mustika merah delima dan bahkan bisa mengusir pergi keberadaan khodamnya.Mustika merah delima mempunyai keistimewaan membuat kebal seseorang, sedangkan keris tidak membuat kebal pemakainya, tetapi kebanyakan khodam keris lebih tinggi kekuatan gaibnya sehingga bisa menembus "ketahanan" / kekebalan mustika merah delima dan orangnya akan terluka oleh tusukan keris.

    Artinya dengan kekuatan gaibnya yang lebih tinggi, keris itu dapat menembus mengalahkan pertahanan kekebalan mustika merah delima, bahkan khodam kerisnya bisa juga mengusir pergi khodam merah delimanya.isi gaibnya jika dibawa masuk ke dalam sebuah rumah yang memiliki pagaran gaib yang kekuatan gaib pagarannya lebih tinggi daripada kekuatan khodamnya. Jika khodam benda gaibnya bersifat mendampingi si manusia pemiliknya, menjadi khodam pendamping, maka khodam itu akan menunggu sampai pemiliknya keluar dari balik pagaran gaib itu. Tetapi jika khodamnya tidak bersifat mendampingi pemiliknya, yang biasanya tetap tinggal di dalam benda gaibnya, misalnya yang fungsinya untuk kekuatan dan kekebalan, maka kemungkinan besar benda gaib itu kemudian akan hilang kegaibannya, karena setelah khodamnya tertahan tidak dapat masuk menembus pagaran gaib itu, maka ia akan pergi mencari benda lain untuk ditinggali dan tidak kembali lagi kepada bendanya yang lama.

BERINTERAKSI DENGAN MAKLUK HALUS

Merinding. Bisa juga terjadi ketika kita sedang santai di rumah, sedang menonton TV, ngobrol ataupun aktivitas lain. Ini menandakan ada sesosok gaib yang datang ke tempat kita, biasanya orang tua atau leluhur kita. Dengan cara membuat merinding itu sang mahluk halus memberitahukan kedatangannya kepada kita. Bisa juga itu adalah sinyal dari sukma kita sendiri yang mengatakan bahwa sedang ada sesosok leluhur yang sedang memperhatikan kita. Sebaiknya kita tidak perlu merasa takut dengan kedatangan para leluhur. Toh nantinya kita juga akan menjadi arwah, yang mungkin juga akan menjenguk anak-anak atau cucu kita. Cukup katakan saja dalam hati dengan diarahkan kepada mereka: "Selamat datang. Mohon restu dan lindungannya untuk anak-anak dan cucu disini".
             Merinding ini bisa juga adalah pergerakan dari sukma kita sendiri, mungkin bermaksud memberitahukan sesuatu hal kepada kita. Cukup katakan saja di dalam hati dengan diarahkan kepada para sedulur papat kita di sekitar kita : "Kalau ada yang perlu diberitahukan kepada saya, tolong sampaikan saja di dalam mimpi".Bila kita menekuni suatu olah batin, biasanya kita sudah dapat merasakan keberadaan sesosok mahluk halus dari jarak yang lebih jauh, sebelum merasakan merinding. Dada kita akan terasa sesak tertekan, karena ada perbenturan energi batin kita dengan energi si mahluk gaib. Bila di tempat tersebut kita merasakan ada tekanan di kepala, kemungkinannya posisi keberadaan si mahluk gaib ada di atas kita atau si mahluk halus sengaja mengetes kemampuan gaib kita. Secara alami energi masing-masing mahluk halus akan terpancar pada jarak tertentu sesuai kekuatan energinya.
                              Pancaran energi ini akan dirasakan manusia sebagai penyebab rasa merinding takut, tetapi bagi yang pernah olah rasa atau melatih kebatinan tertentu pancaran energi mahluk halus dapat dirasakan berupa rasa sesak di dada pada jarak yang lebih jauh sebelum muncul rasa merinding. Rasa merinding itu juga bisa dibedakan. Jika rasa itu berasal dari adanya sesosok bangsa jin biasanya rasa merindingnya terasa berat dan rasanya seperti "mencengkeram" dan ada juga yang sampai menyebabkan orang lemas ketakutan. Tetapi jika rasa itu berasal dari adanya sesosok sukma manusia (arwah) biasanya rasa merindingnya hanya terasa tajam menusuk. Secara alami pada umumnya jati diri dan keberadaan mahluk halus tidak ingin diketahui oleh manusia. Sosok-sosok halus yang menimbulkan rasa merinding itu adalah karena mereka dengan menunjukkan keberadaannya kepada manusia untuk maksud tertentu, misalnya menunjukkan bahwa mereka datang ke tempat kediaman manusia, atau menunjukkan bahwa mereka tidak suka dengan kedatangan manusia di tempat tinggal mereka.
   
          Kalau tidak begitu maka keberadaan mereka tidak akan menimbulkan rasa merinding.Biasanya semakin tinggi kekuatan gaib mahluk halus, walaupun pancaran energinya besar dan tajam, tetapi pancaran energinya semakin halus dan semakin sulit dirasakan oleh manusia (juga semakin sulit dilihat) dan keberadaan sosok halus itu juga tidak menimbulkan rasa merinding, sehingga keberadaan mahluk halus yang kesaktiannya tinggi akan sangat sulit dideteksi keberadaannya oleh manusia. Kadangkala sesama mahluk halus pun tidak bisa melihat mahluk halus lain yang kekuatannya jauh di atasnya, tetapi masih bisa merasakan kehadiran energinya, sehingga bila mereka merasakan kehadiran energinya, maka mereka akan berhati-hati dan menyingkir.
                           Rasa merinding bisa juga terjadi bukan karena adanya kehadiran sesosok mahluk halus, karena bisa juga terjadi karena kita kaget, atau sebagai reaksi dari sukma kita yang merasakan / menghayati sesuatu. Selain itu ada juga merinding yang berasal dari pergerakan energi tubuh atau getaran cakra-cakra tubuh yang rasanya mirip seperti merinding, misalnya karena ada perbedaan suhu udara yang signifikan dengan suhu tubuh kita, atau ada sentuhan tangan atau ada hembusan angin yang menyentuh saraf-saraf kepekaan kita. Selain merinding takut, ada juga merinding lain yang tidak disertai rasa takut, misalnya rasa merinding di bagian leher atau belakang kepala, di kening, pelipis atau di ubun-ubun kepala.
   
      Selain merinding tersebut, ada juga rasa otot kedutan di bagian tubuh tertentu, atau telinga berdenging keras. Jika rasa merinding, otot kedutan dan telinga berdenging tersebut berhubungan dengan gaib, berarti itu adalah suatu bentuk pemberitahuan kepada kita. Biasanya kejadiannya ada polanya dan bisa dipelajari, masing-masing kejadian ada artinya sendiri-sendiri, tetapi kejadian yang sama belum tentu artinya juga sama bagi semua orang, arti kejadiannya tidak bisa disamaratakan. Jika itu terjadi pada anda sebaiknya dicaritahu artinya, siapa tahu itu adalah suatu bentuk pemberitahuan kepada anda atas sesuatu yang penting.

Baca Juga