Ikuti Kami Di Facebook

CARA MENGISI BENDA MUSTIKA

Untuk tujuan mengisikan khodam gaib, siapkanlah benda-benda yang diniatkan untuk menjadi berkhodam (yang masih kosong, tidak berpenghuni gaib), bisa batu akik, jimat rajahan, atau pun benda-benda lain yang anda niatkan untuk dijadikan benda berkhodam. Siapkan juga sesajinya berupa minyak jafaron, dan minyak misik putih / hitam, atau minyak melati. Untuk khodam yang berfungsi untuk kewibawaan, kekuatan atau penjagaan gaib, sesajinya minyak misik putih saja supaya tidak terlalu mengotori bendanya.Untuk khodam yang berfungsi khusus untuk pengasihan dan kerejekian, sesajinya minyak melati saja.Jika kemampuan olah rasa sudah anda kuasai dengan cara pengisian ini anda bisa mencari khodam yang sosok wujudnya sesuai dengan tuah yang anda inginkan, bukan sekedar nantinya bendanya berkhodam. Benda-bendanya diusahakan yang pantas dan sesuai dengan fungsi tuah yang anda harapkan. Misalnya Untuk tuah pengasihan, kerejekian, dan ketentraman keluarga, digunakan batu-batu yang beraura lembut, seperti batu giok hijau, batu jamrud, dsb.
Untuk kewibawaan dan karisma kesepuhan bisa digunakan batu pirus.
Untuk yang bertuah kekuatan, kewibawaan atau penjagaan gaib, bisa digunakan batu-batu yang beraura keras, tetapi hangat, tidak panas, misalnya yang berwarna hitam atau merah.

:Usahakan untuk menggunakan benda-benda yang sesuai dengan jenis khodamnya dan sesuai juga dengan jenis tuahnya. Khodam yang diisikan ke dalam benda yang tidak sesuai nantinya tdak akan bisa optimal tuahnya Kalau hanya mendapatkan khodamnya saja, sedangkan tempatnya tidak sesuai, kalaupun bertuah, biasanya tuahnya tidak kuat dan tidak stabil.
              Karena itu kalau mau membuat jimat isian sebaiknya dicarikan benda-benda yang fisiknya benar-benar sesuai dengan jenis khodamnya dan sesuai juga dengan jenis tuahnya supaya khodamnya mapan di tempatnya dan tuahnya stabil bekerja. Mungkin agak susah memahaminya, tetapi nantinya sejalan dengan pengenalan anda terhadap benda-benda gaib, khodam dan tuahnya, pemahaman itu akan lebih mapan. Untuk sekarang ini minimal dicarikan benda-benda yang auranya sesuai dengan jenis khodam dan tuahnya.Jika digunakan jimat rajahan, gunakanlah jimat rajahan yang sesuai dengan tuahnya (dan yang kosong tidak berpenghuni gaib), yang berbahan dasar kulit asli akan lebih baik. Jimat rajahan yang isi rajahannya tentang pengasihan dan kerejekian, gunakanlah untuk mencari khodam berkarakter halus yang bertuah pengasihan dan kerejekian.
        Untuk jenis tuah ini, kulit kijang, kambing, sapi, akan lebih baik, sedangkan kulit macan atau kulit binatang lain yang beraura keras tidak cocok untuk fungsi ini.Jimat rajahan yang isi rajahannya tentang kekuatan, kewibawaan atau penjagaan gaib, gunakanlah untuk mencari khodam berkarakter keras yang bertuah untuk kekuatan, kewibawaan atau penjagaan gaib. Untuk jenis tuah ini, kulit macan atau kulit binatang lain yang beraura keras lebih cocok untuk fungsi ini, sedangkan kulit kijang, kambing, sapi, kelihatannya tidak cukup baik.
             Sebaiknya jangan menggunakan benda-benda yang berasal dari binatang babi, seperti tulangnya, taringnya atau kulitnya, karena biasanya mengandung energi negatif yang tidak selaras dengan energi manusia, yang akan berpotensi mendatangkan banyak penyakit. Jika benda-benda itu berkhodam, dikhawatirkan keberadaan energi khodamnya akan semakin memperkuat pengaruh energi negatifnya. Jika anda sudah memilikinya, kalau khodamnya ingin diusir / dibersihkan bisa dilakukan dengan cara dioleskan dengan minyak jafaron merah, tapi kalau ingin dipelihara, sebaiknya jangan dipakai menempel atau dekat dengan kulit. Kalau sedang tidak dipakai, penyimpanannya sebaiknya jangan dekat-dekat dengan manusia.untuk koleksi benda mustika padepokan gunung jati  ,klik disini.

CARA MENGISI BENDA MUSTIKA Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Mbah jenar,Pengasuh Padepokan Gunung Jati

Baca Juga